Jumat, 29 April 2016

Real Madrid: Pemain yang bisa memberikan yang terbaik buat Los Galacticos

Pemain Lokal yang kudu dibeli Madrid
Madrid itu sebuah tim yang keren dengan pemain-pemain bintang yang direkrut. Namun, memang kebanyakan yang dibeli adalah para pemain di luar. Sementara yang lokal hanya satu sampai dua saja sehingga ada ketimpangan dalam skuat Madrid. Ane menyarankan buat Madrid untuk mempertahankan para pemain lokal macam Daniel Carvajal, Sergio Ramos, Kiko Casilla, Isco, Jese, dan Vasquez. Tapi bila serasa kurang, ane menyarankan beli pemain lokal yang memang bagus dan potensial. Para pemain yang ane sebutkan mungkin bisa membawa Madrid untuk setidaknya seimbang dalam membeli rekrutan pemain. Berikut adalah para pemainnya:
1). Javi Martinez
Dia adalah seorang pemain yang bisa berperan sebagai bek dan gelandang bertahan. Dia didatangkan oleh Bayern Munich dari Bilbao. Permainannya yang lugas dan disiplin membuatnya sempat diperebutkan banyak tim elit Eropa. Selama di Munich, dia kurang mendapat kesempatan lebih karena menumpuknya bintang-bintang di lini tengah Munich. Bahkan, dia harus kalah dengan yang namanya Xabi Alonso dan Sebastian Rode di lini tengah. Madrid harus bisa memanfaatkan pemain yang satu ini supaya bisa menambal kekuatan lini tengah yang hanya bisa diperani oleh Modric, Kroos, dan Casemiro. Dengan adanya dia, Madrid pasti bisa menambal kekuatan lini vital itu yang terkadang rapuh ketika harus berhadapan dengan tim yang mempertontonkan negatif football dan ngandalin serangan balik macam Atletico Madrid. Pasti dia juga rindu akan persaingan di La Liga, apalagi kalau dia diincar oleh salah satu tim besar di dunia macam Real Madrid.
2). Aymeric Laporte
Pemain yang mempunyai postur tinggi dan tangguh sebagai palang pintu Bilbao. Dia menjadi pemain yang sangat populer tahun ini dan menjadi rebutan klub-klub elit Eropa. Pemain dari Basque memang cukup fenomenal setelah lumayan sukses memberikan yang terbaik di klub itu. Kita tahu di MU ada Ander Herrera dan dulu di Juventus ada seorang penyerang jangkung nan berbahaya macam Fernando Llorente. Nah, untuk sekarang ada seorang Laporte yang akan mengikuti jejak kedua pemain yang tadi ane sebutkan.
Madrid pasti bisa merekrut pemain ini karena dia memang dibutuhkan lini pertahanan Madrid yang terkadang masih kalah dalam melakukan duel udara. Dengan adanya dia, Madrid bisa mempunyai opsi lain jikalau diantara Ramos, Pepe, Varane, dan Nacho mengalami cedera. Pemain ini bisa memberikan warna lebih dah buat Los Galacticos :D
3). Jose Gaia
Pemain yang cepat dan selalu menyisir di posisi sayap. Dia mempunyai keunggulan dalam hal mengumpan dan memberikan tekanan ke jantung pertahanan lawan. Tak seperti Alberto Moreno yang selalu meninggalkan posnya ketika menyerang, Gaia adalah seorang yang disiplin. Bila memang harus turun ke bawah, dia dengan cepat langsung balik ke posnya supaya bisa menutup peluang lawan untuk mencetak gol.
Pemain ini bisa menjadi suksesor Marcelo yang sepertinya tak ada saingan di sana. Selain berposisi sama dengan Celo, dia juga bisa memberikan yang terbaik di posisi itu dan setidaknya ada persaingan yang sehat antara dirinya dengan Celo. Sebelum direkrut tim lain, Madrid harus ‘mencuri’ start buat mendapatkannya.
Ini hanya sebagian yang dibahas. Sebenarnya ada pemain lokal lain yang bisa membuat Madrid lebih kuat lagi, seperti Llorente, Muniain, Morata dan masih banyak lagi. Maaf kalau memang pembahasannya hanya sedikit, para Madridista. Bila masih kurang di mata kalian, monggo bisa komen di blog ane ;)


Real Madrid: Bernostalgia dengan Para Pemain yang Dirindukan

Pemain Real Madrid yang dirindukan (Versi ane)
Real Madrid adalah sebuah tim yang selalu memberikan kejutan dan selalu bertabur dengan para pemain bintang di setiap musimnya, terutama ane merasakan itu ketika ane menjadi Madridista dari abad milenium. Dimulai Los Galacticos pertama yang disana ada para pemain sekaliber Zinedine Zidane, Raul Gonzalez, Roberto Carlos, David Beckham, Ronaldo, dan Luis Figo pada musim 2000-an. Dan ada juga Los Galacticos kedua macam CR7, Kaka’, Benzema, Higuain, dan masih banyak lagi pada tahun 2009. Namun, di sini ane akan membahas para pemain yang masih aktif yang dirindukan kembali bermain di Real Madrid dan yang diinginkan oleh tim keren satu ini versi ane. Check this Out..
Pemain yang dirindukan main kembali di Madrid
1). Mesut Oezil
Jelas, pemain yang satu ini adalah salah satu pembelian terbaik yang dilakukan Madrid pada saat dilatih Jose Mourinho. Dia adalah seorang pemain yang didatangkan dari Werder Bremen (Bundes Liga). Permainan di awal musimnya sangat mengejutkan karena dia langsung menggebrak dengan ciri khasnya, yaitu umpan-umpan cantik nan manjanya beserta akselerasi yang membuat lawan selalu keteteran ketika menghadapinya.
Dia adalah seorang pemain yang mampu mengatur alur permainan. Dia juga seorang pemain yang sangat memanjakan para pemain depan El-Real macam Higuain, Benzema, dan CR7. Dengan datangnya pemain ini, Madrid bisa lepas dari merajalelanya kekuasaan Barcelona di La Liga. Sayang, dia tidak bertahan lama di Real Madrid karena kebijkan presiden klub yang ingin merekrut para pemain baru macam Bale. Namun, Madridista masih berharap dia kembali mengisi posisi starting line-up Real Madrid. Entah kapan, tapi Madridista pastinya tetap merindukan pemain yang mendapat julukan ‘Raja Assist’ Eropa.


2). Casillas
Seorang legenda yang berada di tim ini. Dia adalah pemain yang terbilang lama sekali membela Los Galacticos. Ane mengetahui permainan ciamiknya ketika dia diplot menggantikan kiper Cesar Sanchez yang mengalami cedera pada saat final UEFA Champions League melawan Leverkusen. Keahliannya sungguh komplit, dari mulai tangan, kepala, kaki, dan mental, dia mempunyainya dengan sangat baik. Meski banyak kiper baru datang ke skuat ini macam Jerzy Dudek, Diego Lopez, Adan, dan masih banyak lagi, tetap saja tak ada yang dapat menggesernya hingga akhirnya datanglah kiper yang cukup baik penampilannya di Piala Dunia 2014, Keylor Navas membuat posisinya rada terancam.
Akhirnya dia harus menerima ‘terusir’ dari Real Madrid. Tapi Madridista di dunia masih merindukan kiper terbaik dunia ini. Kiper yang mempunyai penghargaan, piala, dan loyalitas yang sangat tinggi bagi tim ini. Sekarang dia bermain di liga Portugal, FC Porto. Datang lagi deh ke Madrid, Saint Iker ;).
3). Robinho
Si bocah dari Brazil ini selalu membius dengan skill dan tekniknya yang sangat tinggi. Kemampuannya mengolah bola dan juga melakukan gerakan Pedalada (menggocek dengan menyilang-nyilang kaki kiri dan kanan) membuat lawan selalu kesulitan untuk mencegahnya. Dia pernah membawa kekuatan untuk Madrid yang pada waktu itu mempunyai kekuatan unik lewat trionya yang disebut 3R (Robinho, Raul, dan Ruud Van Nistelrooy). Mantap kali dah pokoke..
4). Lassana Diarra
Gelandang energik yang dijuluki ‘The Next Makelele’ ini selalu membawa kenyamanan di lini tengah Madrid. Dia berhasil menjaga keseimbangan di lini tengah yang pada saat sebelum kedatangannya terbilang kropos. Dia juga berani dengan pemain yang lebih tinggi dan lebih besar dengannya. Dengan intersept yang handal, sepertinya dia akan dirindukan oleh Real Madrid yang membutuhkan gelandang bertahan untuk bergelut di musim-musim berikutnya.
5). Klaas Jan Huntelaar
Pemain ini memang sempet grogi ketika mendapati musim perdananya terbilang mengecewakan, ditambahnya kurangnya gol yang diciptakannya membuatnya dia terdepak di skuat ini. Sempet pindah ke salah satu tim Serie A, tapi kurang memuaskan juga. Akhirnya dia menemukan ketajamannya di Bundes Liga ketika dia memperkuat Schalke 04. Pada saat itu juga ada alumnus Madrid macam Metzelder dan Raul Gonzalez yang membuatnya nyaman di klub ini sampai sekarang. Dia juga pernah membuat Madrid terbelalak ketika dia hampir ‘mengusir’ Madrid di pentas UCL  dengan dua golnya. Untung saja Madrid bisa menjauh dan dinaungi Dewi Fortuna.
Sepertinya Madrid memang membutuhkan pemain yang satu ini untuk menjadi pelapis dari seorang Benzema bila memang Ben terkena cedera, dan dia juga bisa jadi diduetkan dengan Benzema di lini depan untuk menambah daya serang Los Galacticos. Mantap deh kalau merekrut pemain jangkung ini.
6). Royston Drenthe
Pemain yang mendapat julukan ‘The Next Edgar Davids Dan Seedorf’ selain mempunyai kecepatan tinggi dan tendangan gledek, dia juga mempunyai keunggulan lewat perannya yang bisa menyisir di semua sayap. Dia bisa menjadi bek, wing back, gelandang, bahkan winger. Patut untuk dilihat kembali aksi pemain ini deh...
Begitulah dengan tim yang satu ini. Terkadang memang menyia-nyiakan pemain yang sudah dibelinya, tapi setidaknya kalau memang penasaran dengan para pemain ini, mungkin bisa direkrut dua atau tiga dari enam pemain yang disebutkan supaya bisa menambah lagi kekuatan buat El-Real ;)







Kamis, 28 April 2016

Hiburan yang Menyenangkan bersama Dua Teman Terbaik

MELEPASKAN KEPENATAN DENGAN KARAOKEAN
Suatu hal yang dinanti adalah kebersamaan melakukan kegiatan bersama teman-teman terbaik, salah satunya adalah dengan melakukan karaokean. Kebetulan banget gue yang lagi galau karena masih berkutat dengan si ‘doi’ (tak perlu disebutkan dah, supaya kalian menerka-nerka). Sementara teman-teman gue dari dulu sudah merencanakan hal ini, tapi gagal karena masih kurang banyak yang minta terhadap kegiatan ini.
Sempet-sempetnya salah satu teman gue mengajak teman-teman yang ada di sini pada saat makan. Tapi yang terjaring hanya gue dan teman gue dari univ lain. Gue bersama  dua teman gue sepakat untuk karaokean setelah makan. Gue sih pertamanya tak terlalu percaya dengan kegiatan yang masih samar-samar ini karena biasanya gagal. Eh, nyatanya memang terlaksana. Gue yang sebenarnya akan tidur, tiba-tiba dibangunkan oleh teman gue, sebut saja Yanto untuk pergi ke sana bersama si teman gue yang satu lagi, sebut saja Aiq. Gue dan kedua teman gue itu akhirnya mangkat bareng ke tempat karaokean yang berada di Concat (Condong Catur).
Sesampainya di sana, gue dikejutkan dengan tempat yang istimewa itu. Gue dan Aiq baru pertama kali menyambangi tempat ini. Sementara Yanto sudah beberapa kali datang ke sini bersama para alumnus (tempat tinggal gue). Kami bertiga harus menunggu sekitar 1,5 jam untuk bisa langsung karaokean. Waktu selama itu gue dan teman gue manfaatkan buat berbincang masalah-masalah populer yang terjadi di sini. Banyak banget hal yang dibicarakan sampai akhirnya giiran kami bertiga untuk memulai karaokean (Wah senang banget...).
Kami bertiga dibawa masuk oleh petugas di sana ke ruang karaokean yang cukup luas. Gue langsung mengambil alih kuasa untuk karaokean di sana. Gue langsung memilih lagu favorit gue yang menyajikan lagu pop plus beat, Dibalik Hari Esok milik Pee Wee Gaskins. Gue bersama Aiq bernyanyi dengan sangat kompak hingga gue dan dia mendapatkan nilai 99 haha. Nilai paling sempurna yang ada di sana. Dilanjut duet gue bersama Yanto lewat lagu Afgan, Wajahmu Mengalihkan Duniaku. Suara gue yang keras tak bisa diduetkan dengan suara Yanto yang agak berat dan terkesan mellow hoho membuat duet gue dan dia hanya mendapat nilai 70 (cukup lah). Kembali, duet gue dengan Aiq membuat suasana mengguncang. Duet gue bersamanya mendapat kembali nilai yang sangat tinggi, yakni 99 lewat lagu dari Avenged Seven Fold, Beast and The Harlot. Selama dua jam itu, gue dan kedua teman gue itu menikmati sensasi karaokean yang ada di sana. Kalau dipikir-pikir, gue dan kedua teman gue mempunyai karakter masing-masing dalam bernyanyi maupun memilih lagu. Gue akan buat semacam tabel sederhana deh supaya lebih greget hehehehe.
Gue
Aiq
Yanto
Dari segi suara, gue memang pas-pasan dan terkesan memaksakan juga hehe. Lagu-lagu yang gue pilih hampir tak dipahami oleh dua teman gue sehingga menarik untuk diingat
Suara yang lumayan bagus membuatnya bisa dikatakan menang telak daripada gue dan Yanto. Dia juga bisa memegang konsep untuk memilih-milih lagu yang akan dinyanyikan, kebanyakan memang menyajikan lagu-lagu barat yang mellow dan ngerock.
Yanto menurut gue sih sedang-sedang saja dalam segi suara. Tapi dia mempunyai poin emas dengan bernyanyi lagu-lagu yang sudah populer di telinga para pecinta musik. Dia menghabiskan karaokean dengan banyak berduet dengan Aiq daripada gue. Tak mengape, gue mah biasa aja orangnya hahaha.
Dalam hal duet, gue unggul. Gue bisa menyanyikan dengan baik, mau dengan Yanto ataupun Aiq, gue bisa memaksimalkannya. Lagu yang paling gue ingat adalah lagu PW Gaskins, dibalik hari esok, lagu Chrisye berjudul Andai Aku Bisa dan Beast and The Harlot dari ASV (jangan diliat videonya hahaha). Yang barusan duet gue dengan Aiq, kalau dengan Yanto, gue bisa memenangkan hasil yang lumayan bagus ketika gue menyanyikan lagu Bunga dari Indra ‘Idol’, Monita ‘Idol’ yang berjudul Kekasih Sejatiku, dan tentunya Maher Zain yang berjudul Barakallah.
Dia orangnya menyenangkan. Mau lagu genre apapun, dia bisa mengikutinya. Dia menurut gue paling berhasil dalam melakukan duet, baik dengan gue dan Yanto. Lagu macam Westlife, Upton Girl, IHAD, dan masih banyak lagi berhasil dia nyanyikan bersama Yanto. Sementara dengan gue, dia berhasil menyanyikan lagu yang lebih ngebeat dan keras sehingga membuat dia menjadi raja karaokean sore tadi.
Yanto orangnya santai. Mau lagu apapun, dia bisa menyesuaikan. Dia berhasil membawakan lagu dari Indo dan Inggris bersama gue maupun dengan Aiq.Yanto terkesan memilih lagu yang lebih mellow dan lebih santai daripada gue dan Aiq yang membuat gue dan Aiq harus lebih bersabar untuk melakukan duet dengannya hehehhee.
Lagu-lagu yang dipilih, baik secara personal maupun duet.

-          PW Gaskins, dibalik hari esok
-          Chrisye, Andai Aku Bisa
-          Bad, Michael Jackson
-          AS7, Beast and The Harlot
-          Blackout, Good Bye
-          Jessi J, Domino
-          Dan masih banyak lagi yang gue lupa
Lagu-lagu yang dipilih, baik secara personal maupun duet.

-          Jikustik, Puisi
-          Upton Girl, Westlife
-          Chrisye, Andai Aku Bisa
-          IHAD, Westlife
-          Peterpan, Walau Habis Terang
-          Peterpan feat Chrisye, Menunggu
-          Dan masih banyak lagi yang ga gue paham judulnya hahaha
Lagu-lagu yang dipilih, baik secara personal maupun duet.

-          Indra Idol, Bunga
-          You Raise Me Up
-          Maher Zain, Barakallah
-          Monita, Kekasih Sejatiku
-          Upton Funky Work, Bruno Mars
-          Jikustik, Puisi
-          Dan masih banyak lagi deh...


Puas deh gue bisa berduet dengan dua orang yang mempunyai ciri khas berbeda dalam menyanyikan lagu. Baru kepikiran bahwa kami bertiga itu beda Univ hehehe. Dengan melakukan hal ini, semoga persaudaraan gue bersama kedua orang ini bisa lebih erat dan kuat deh :D




Eres como el sol
Que hace brillar hasta la luna.
Cuando estás feliz
Como tu risa no hay ninguna.
Una en un millón.
Eres mezcla de ternura e ilusión.

Carita de Ángel,
Sonrisa de cristal.
Carita de Ángel,
Quisiera adivinar
Cómo es que haces tú
Para lograr que el mundo
Gire al ritmo de tu corazón.
No te imaginas cuánto es
Que te quiero yo.

Carita de Ángel,
Carita de Ángel.

La imaginación
De tu cabeza pequeñita
Es como una explosión
Que vuela como dinamita;
Como de tirón
A cualquier problema pones solución.

Carita de Ángel,
Sonrisa de cristal.
Carita de Ángel,
Quisiera adivinar
Cómo es que haces tú
Para lograr que el mundo
Gire al ritmo de tu corazón.
No te imaginas cuánto es
Que te quiero yo.

Carita de Ángel, (de ángel)
Carita de Ángel, (de ángel)
Carita de Ángel, (de ángel)
Carita de ángel, (de angel)
Carita de Angel


Kamis, 21 April 2016

SLENDER MAN, JEFF THE KILLER, THE RAKE, SEREMAN MANA YA?

Waw...malam jum’at ini enaknya ngebahas tentang hal yang berbau horror. Hal ini memang sangat gue gemari selama ini. Semacam ritual di hari itu, gue kadang selalu ingin membahas hantu-hantu dan makhluk-makhluk yang disajikan di film horror barat. Gue lebih tertarik horror-horror yang ada di sana daripada di negara sendiri karena menjamin banget kehisterisan dan ketegangannya. Nah, kali ini gue akan membahas tiga tokoh horror versi gue sendiri.
Yang pertama adalah Slenderman. Hantu ini identik dengan muka rata, tak berambut dan tentunya mempunyai perawakan yang sangat tinggi. Pernah gue searching tentang tokoh yang satu ini. Dia adalah seorang hantu yang seram, namun ternyata cukup menyayangi anak-anak (ada-ada saja). Ya, itu hanya sementara kayaknya karena nyatanya dia selalu meneror anak-anak yang nakal dan sompral terhadapnya. Wah, gue mah rada merinding dengan tokoh yang satu ini. Gue ga bisa ngebayangin kalau semisal gue dipertemukan dengannya. Yang ada gue punya dua solusi supaya terhindar darinya, berdoa sekaligus kabur untuk menjauhinya.
Yang kedua adalah Jeff The Killer. Tokoh horror ini usul punya usul ternyata adalah seorang psikopat yang selalu meneror pada malam hari. Memang dia sebelumnya adalah orang normal seperti manusia pada umumnya. Tapi karena dia banyak dibully oleh semacam gangster dan selalu dirundung awan yang mendung, makanya dia menjadi gila dan menjadi seorang psikopat. Tokoh horror ini identik dengan matanya yang lebar, rambut hitam, dan bibir yang lebar yang selalu memberikan senyuman yang menakutkan. Tak lupa, sebelum melakukan aksinya, pasti dia akan menyuruh kepada korbannya dengan kata ‘tidurlah...’ haahhhhh..Ngeri bung ah.
Yang ketiga sekaligus yang terakhir adalah The Rake. Entahlah, tokoh horror ini adalah sebuah hewan namun nampak seperti tubuh manusia. Pernah suatu kali seseorang menemukannya dalam bentuk perawakan seperti yang telah disebutkan tadi. Dia identik dengan matanya yang besar, giginya yang runcing, dan mempunyai jari tangan kaki dan tangan yang panjang. Wah, gue mah merinding dah kalau semisal dia mendatangi gue di saat-saat ini. Agak aneh emang yang telah gue bahas buat makhluk yang satu ini, tapi itu sepengetahuan gue saja.
Yang jelas, semuanya lumayan di mata gue. Menurut kalian pie??? Sudah jelas jawabannya kawan. Serem yang ada kalau semisal dipertemukan dengan salah satu, dua, atau ketiganya. Uh..lumayan merinding jadinya hihihihi


Rabu, 20 April 2016

Jogja Kota Istimewa (Biaya Hidup Paling Murah)

Ada sebuah lirik lagu yang menyatakan “Jogja Istimewa, istimewa orangnya istimewa juga tempatnya”. Memang itu benar adanya, ya karena Jogja penuh dengan cerita menarik, unik, dan nyentrik di setiap waktunya. Namun, untuk kali ini gue akan membahas sedikit tentang kehidupan hidup gue selama gue ada di kota ‘pendidikan’ ini.
Rasanya memang sangat senang bisa mengecap pendidikan di kota istimewa. Apalagi banyak orang yang mengatakan bahwa biaya hidup di kota ini sangat murah dan terjangkau. Pertama sih gue kagak percaya dengan semua ini, namun lama kelamaan memang benar apa yang dikatakan banyak orang. Gue senang sekali dengan keadaan dan suasana di sini yang begitu asri dan tentunya biaya hidup yang murah, namun tetap menunjukkan hal yang istimewa.
Bila dibandingkan dengan biaya hidup yang ada di tempat kelahiran gue, pasti lebih mahal daripada di sini. Untuk membeli makanan plus minuman saja perlu merogoh kocek sebesar 15.000 ke atas. Jogja? Tak sampai segitu. Cukup punya 5.000 saja sudah bisa makan enak, puas, dan tentunya istimewa. Benar-benar banget istimewa banget dah..
Gue bersyukur banget kepada Yang Maha Kuasa karena bisa mengecap kuliah di sini dan mempunyai teman-teman baru di sini.  Tak lupa, masalah makanan dan minuman yang sangat terjangkau, murah, dan istimewa.


Jogja…Jogja…Istimewa tenan..:D

Sabtu, 16 April 2016

Cosmic G Spot- The Upstairs

Mendengar nama The Upstair, ane jadi kembali ke masa dimana lagu-lagunya seakan-akan membawa kepada dunia yang tak terbayangkan. Ditambah lagu-lagunya itu lho..selalu memberikan nuansa disko dan melayang ke planet angkasa *lebay*

Ya udah, gue langsung aja akan memberikan salah satu lagu The Upstairs berjudul "Cosmic G Spot"


Cosmic G Spot


Tiada Jarvis
Tiada Pop
Tiada Beat Disko...Disko..Disko
Semua tenang
Hingga tanpa suara...(tanpa suara) terdengar....

Go…..
Mari mari mari mari mari lekas…bercinta
Mari mari mari mari mari lekas..bercintaaaaa…
Tanpa televisi
Nonaktif ponsel..
Come back this digital video
Disimpan..
Hingga suasana (hingga suasana)…mendingan..

Go…..
Mari mari mari mari mari lekas…bercinta
Mari mari mari mari mari lekas..bercintaaaaa…
Mari mari mari mari mari lekas….
Mari mari mari mari mari lekas….
Mari mari mari mari mari lekas..bercintaaaaa…